BATAM – Arang yang menghitam, sisa-sisa tempat tidur yang hangus, serta rangka bangunan yang masih berdiri menjadi saksi musibah kebakaran yang melanda asrama Pondok Pesantren An-Ni’mah di Dapur 12, Kelurahan Sei Pelunggut, Kecamatan Sagulung.
Di balik bangunan yang rusak itu, ada harapan yang harus kembali dibangun. Aktivitas pendidikan dan kehidupan para santri membutuhkan dukungan agar dapat berjalan normal kembali.
Kabar musibah tersebut menggerakkan hati keluarga besar DPD Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Batam. Pada Rabu (4/11/2026), rombongan PKS Batam datang menyambangi pesantren untuk menyerahkan bantuan hasil gotong royong kader dan simpatisan.
Bukan sekadar kunjungan, kedatangan mereka membawa pesan bahwa musibah yang dialami sebuah lembaga pendidikan bukan hanya menjadi beban pengelolanya, tetapi juga menjadi panggilan kepedulian bagi masyarakat. Bantuan tersebut disalurkan dalam bentuk barang dan uang tunai.
Ketua DPD PKS Kota Batam, Yusuf, mengatakan inisiatif penggalangan bantuan muncul setelah pihaknya mendengar kabar kebakaran yang menimpa asrama pesantren.
Menurutnya, kepedulian terhadap pesantren merupakan bagian dari komitmen untuk mendukung pendidikan dan dakwah Islam.
“Kami merasa terpanggil. Sebagai sesama umat dan bagian dari masyarakat yang peduli terhadap pendidikan, kami ingin ikut membantu,” ungkap Yusuf.
Ia mengakui, secara organisasi PKS Batam bukan lembaga yang memiliki kelebihan dana. Namun, semangat kebersamaan para kader dan simpatisan membuat bantuan dapat terkumpul.
Penggalangan dilakukan melalui komunikasi di grup kader dan simpatisan. Setiap orang memberikan kontribusi sesuai kemampuan masing-masing.
“Alhamdulillah, ada yang menyumbang dalam jumlah besar, ada juga yang memberikan sesuai kemampuan. Inilah semangat Ta’awun, saling membantu dalam kebaikan,” katanya.
Bantuan tersebut kemudian diwujudkan dalam bentuk barang sesuai kebutuhan pesantren, yakni AC dan kipas angin. Sementara sebagian lainnya diserahkan dalam bentuk uang tunai.
Bagi Yusuf, nilai bantuan bukanlah hal utama. Lebih dari itu, ada ketulusan dan semangat gotong royong yang ingin dihadirkan melalui gerakan tersebut.
Ia berharap bantuan itu dapat meringankan beban pengelola pesantren sekaligus menjadi penyemangat untuk kembali membangun fasilitas yang terdampak kebakaran.
“Jangan dilihat dari besar kecilnya bantuan. Inilah yang mampu kami kumpulkan bersama. Mudah-mudahan bermanfaat dan menjadi amal kebaikan bagi seluruh kader dan simpatisan yang telah berkontribusi,” tuturnya.
Kunjungan tersebut turut dihadiri Sekretaris DPD PKS Kota Batam Rohaizat, Bendahara Tri Wahyudi, Wakil Ketua PKS Sagulung Syaiful Bahri, jajaran Pakde Suryono dan Bude Sri Lestari, tokoh masyarakat Sei Pelunggut Saptono, serta sejumlah pengurus dan kader PKS lainnya.***





