PKS Sagulung Gelar Iftor Jama’i, Perkuat Ukhuwah di Bulan Ramadhan

BATAM – Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Sagulung menggelar kegiatan ifthor jama’i bersama pengurus DPC dan DPRa di Kantor DPC PKS, Ahad (1/3/2026).

Kegiatan yang berlangsung pukul 16.30 hingga 19.00 WIB ini dihadiri kurang lebih 150 peserta.
Sejumlah tokoh turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Bendahara Umum DPD PKS Kota Batam, Tri Wahyudi, Anggota DPRD Kepulauan Riau, Muhammad Syahid Ridho, Ketua DPC PKS Sagulung, Eko Indra Wahyudi, serta Ustad Aulia selaku pengisi tausiyah.

Dalam sambutannya, Ketua DPC PKS Sagulung, Eko Indra Wahyudi, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Muhammad Syahid Ridho atas dukungan terhadap terselenggaranya acara tersebut.

Ia juga menyampaikan permohonan maaf karena pada kesempatan kali ini belum seluruh kader Sagulung dapat diundang.

“Semoga di lain waktu kita bisa menggelar kegiatan yang lebih besar dan melibatkan seluruh kader Sagulung,” ujarnya.

Ia juga mengucapkan terima kasih kepada Bipeka Sagulung yang telah bekerja sama demi kelancaran acara.

Sementara itu, Muhammad Syahid Ridho dalam sambutannya berpesan agar momentum Ramadhan dimanfaatkan untuk memenangkan diri di hadapan Allah SWT.

Ia mengajak seluruh kader untuk menjaga kebiasaan-kebiasaan baik yang telah dilakukan selama bulan puasa agar terus istiqamah.

Bendahara Umum DPD PKS Kota Batam, Tri Wahyudi, yang hadir mewakili Ketua DPD PKS Kota Batam, Yusuf, menyampaikan bahwa pada hari yang sama terdapat tiga DPC yang menggelar ifthor jama’i, yakni DPC Sekupang, Lubuk Baja, dan Sagulung.

Ia mengapresiasi DPC Sagulung yang dinilai lengkap dalam melaksanakan rangkaian kegiatan Ramadhan tahun ini, mulai dari Tarhib Ramadhan hingga ifthor jama’i bersama pengurus.

Bahkan, menurutnya, Sagulung menjadi satu-satunya DPC yang menyelenggarakan kegiatan Tarhib Ramadhan.

“Kegiatan ini selaras dengan tema Ramadhan dari DPP, yakni Ramadhan sebagai bulan kemanusiaan, bulan menguatkan, dan bulan berbagi,” ujarnya.

Ia juga berharap ke depan akan ada kegiatan lanjutan seperti takjil on the road di wilayah Sagulung.

Menjelang waktu berbuka, Ustad Aulia menyampaikan tausiyah yang mengingatkan pentingnya memanfaatkan waktu mustajab sebelum berbuka untuk berdoa.

Ia menjelaskan bahwa sepuluh hari pertama Ramadhan biasanya penuh semangat, namun memasuki sepuluh hari kedua semangat mulai menurun.

“Padahal di bulan Ramadhan, setiap amal dilipatgandakan pahalanya. Maka kita harus tetap menjaga semangat hingga sepuluh hari terakhir, bahkan lebih meningkat lagi dengan iktikaf, tadarus, dan dzikir, serta menjauhi hal-hal yang sia-sia,” pesannya.

Kegiatan ifthor jama’i ini diharapkan semakin memperkuat ukhuwah serta semangat kader dalam menghidupkan Ramadhan dengan berbagai amal kebaikan.***

Tags: ,