Batam — Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kecamatan Nongsa menggelar Musyawarah Ranting (Musran) sekaligus Pelantikan Pengurus DPC dan DPRa PKS se-Nongsa Periode 2025–2030, Minggu (11/1/2026). Kegiatan ini berlangsung di Ocean Resto & Function KBC Batam Kota dan dihadiri sekitar 60 peserta dari unsur pengurus, kader, serta undangan.
Prosesi pelantikan dilakukan langsung oleh Pengurus DPD PKS Kota Batam, yang dihadiri oleh Ketua DPD PKS Kota Batam beserta Sekretaris Umum DPD PKS Kota Batam. Pengurus yang dilantik meliputi seluruh jajaran DPC PKS Nongsa periode 2025–2030 serta struktur DPRa PKS dari empat kelurahan, yakni Kelurahan Batu Besar, Sambau, Kabil, dan Ngenang.
Acara dimulai pukul 10.00 WIB dengan rangkaian pembukaan, tilawah Al-Qur’an, doa, dilanjutkan menyanyikan Lagu Indonesia Raya dan Mars PKS. Selanjutnya dilakukan pembacaan Surat Keputusan (SK) dan ikrar pengurus DPC PKS Nongsa, disusul pembacaan SK dan ikrar pengurus DPRa PKS Nongsa periode 2025–2030.
Sejumlah tokoh turut hadir sebagai tamu undangan, di antaranya Wahyu Wahyudin, Anggota DPRD Provinsi Kepulauan Riau, serta jajaran pengurus DPD PKS Kota Batam.
Dalam sambutannya, Ketua DPC PKS Nongsa Periode 2020–2025 menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pengurus lama atas dedikasi dan perjuangan yang telah mengantarkan berbagai agenda besar partai hingga saat ini. Ia juga berpesan kepada pengurus yang baru dilantik agar tetap bersemangat melanjutkan perjuangan dakwah, terus berinovasi, serta mengambil pelajaran berharga dari pengalaman kepengurusan sebelumnya.
Sementara itu, Ketua DPC PKS Nongsa Periode 2025–2030 menegaskan komitmen kepengurusan baru untuk melanjutkan estafet perjuangan. Ia mengingatkan seluruh pengurus akan target strategis yang harus dicapai pada periode ini, termasuk target politik tahun 2029, yakni meraih dua kursi DPRD Kota Batam, khususnya di Daerah Pemilihan Nongsa, Sei Beduk, Galang, dan Bulang, dengan salah satunya berasal dari putra daerah Kecamatan Nongsa.
Adapun Ketua DPD PKS Kota Batam dalam arahannya menyoroti luasnya wilayah Kecamatan Nongsa yang mencakup Telaga Punggur, Kabil, Batu Besar, Nongsa Pantai, hingga wilayah hinterland Kelurahan Ngenang. Menurutnya, dengan potensi wilayah yang besar tersebut, PKS seharusnya mampu menghadirkan wakil rakyat dari PKS. Ia juga menekankan pentingnya pengurus mengenal para qiyadah (pimpinan) PKS di semua tingkatan, mulai dari pusat hingga daerah, agar nilai dan perjuangan partai dapat dikenalkan secara luas kepada masyarakat. Selain itu, ia mengingatkan agar pengurus rutin menggelar pertemuan untuk menjaga silaturahmi, memperkuat koordinasi, serta memastikan ide dan program kerja dapat berjalan optimal demi pelayanan kepada masyarakat.
Setelah rangkaian pelantikan dan sambutan, acara dilanjutkan dengan Musyawarah Ranting, yang diisi dengan penyampaian program kerja, diskusi, dan ditutup dengan sesi penutup serta istirahat, shalat, dan makan (isoma). Kegiatan ini menjadi momentum konsolidasi penting bagi PKS Nongsa dalam memperkuat struktur organisasi dan menyiapkan langkah strategis menghadapi agenda politik ke depan.





